Travel

Kemenkominfo: Wisata Virtual juga Berperan Promosikan Destinasi di Kala Pandemi

Wisata virtual menjadi salah satu tren wisata yang cukup diminati saat pandemi. Minat masyarakat untuk wisata virtual itu turut didorong dengan penggunaan media sosial.

“Virtual tour adalah konsep baru untuk berlibur di tengah pandemi, agar dapat menjelajahi berbagai destinasi wisata menarik di Indonesia,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Septriana Tangkary, Ahad, 8 Agustus 2021.

Dengan berbekal gawai pintar dan internet, masyarakat bisa berwisata dari rumah atau dari lokasi lainnya. “Pengguna media sosial di masa pandemi ini juga dapat dijadikan sebagai momentum, membangun komunikasi maupun meningkatkan engagement yang baik antara pengelola destinasi dengan pengikut ataupun calon wisatawan,” kata Septriana.

Lebih dari itu, Septriana menilai wisata virtual juga mendorong wisatawan dan pengelola wisata membuat konten kreatif dan positif tentang destinasi wisata. Hal itu memberikan dampak yang besar untuk lebih memperkenalkan pariwisata di Indonesia secara lebih luas.

“Tentu itu menawarkan keindahan dan keunikan dari setiap destinasi secara virtual, bahkan kita juga bisa belajar tentang destinasi yang dikunjungi,” kata Septriana.

Salah satu konten wisata virtual yang bisa diakses masyarakat adalah JP Hub di Nusa Tenggara Timur yang diluncurkan oleh Kemenkominfo beberapa waktu lalu. Tur virtual itu dilengkapi dengan penyajian yang menarik dan lengkap, seperti audio pendukung hingga menyediakan pemandu yang memberikan penjelasan tentang objek wisata yang dikunjungi.